Senin, 18 Mei 2015

BISNISKU

PELUANG USAHA TOKO SUSU
Toko susu adalah pilihan peluang usaha yang cukup prospektif. Mengapa demikian? Karena susu khususnya produk produk susu formula adalah kebutuhan hampir semua rumah tangga di Indonesia. Terlebih bagi rumah tangga yang memiliki anak balita, susu adalah kebutuhan pertama yang ada dalam list belanja mereka. Bagi para ibu ibu mendapatkan susu dengan harga yang lebih miring tentu akan sangat membantu keuangan rumah tangga mereka. Inilah sebabnya mengapa sekarang banyak bermunculan toko susu toko susu yang menawarkan harga yang lebih kompetitif.
Namun sadarkah para pemilik toko susu ini bahwa usahanya sulit berkembang? Dalam artikel ini kami akan kupas tuntas potensi bisnis toko susu dan kendala yang dimiliki toko susu tradisional sehingga sulit berkembang.
Toko Susu adalah usaha yang sifatnya padat modal dengan margin yang ketat. Sebenarnya semua orang bisa saja membuka toko susu sendiri. Namun ada beberapa faktor yang membuat toko susu tradisional yang dikelola secara mandiri sulit bisa berkembang.
Pada dasarnya hanya ada dua jenis penjualan retail susu kepada masyarakat, yaitu melalui:
  1. Traditional Market dan
  2. Modern Market.
Yang dimaksud Traditional Market disini adalah toko toko di pasar tradisional, minimarket yang dimiliki dan dikelola secara mandiri, termasuk toko susu toko susu perseorangan yang banyak bertebaran saat ini.
Sedangkan yang dimasud Modern Market disini adalah Hypermarket, Supermarket besar serta jaringan Minimarket
Dalam melakukan penjualannya pabrik susu dan distributor susu resmi juga memiliki 2 divisi penjualan, yaitu: Divisi Traditional Market dan Divisi Modern Market. Divisi Traditional Market melakukan penjualan kepada traditional market, sedangkan Divisi Modern Market melayani penjualan kepada modern market.
Pabrik susu melalui distributor resminya memberikan perlakuan yang berbeda antara traditional market dan modern market. Perlakuan yang berbeda itu antara lain dari segi harga dan promosi. Pada dasarnya harga dan promosi yang diberikan kepada traditional market jauh kalah bersaing dibanding harga dan promosi yang diberikan kepada modern market.
Mengapa demikian? Jawabannya, karena VOLUME PEMBELIAN.
Volume pembelian dari jaringan modern market jauh lebih besar dibandingkan dengan volume pembelian traditional market. Modern market melakukan pembelian satu pintu untuk kebutuhan seluruh jaringan mereka. Sementara traditional market hanya melakukan pembelian sebatas kebutuhan toko mereka saja. Dari sini jelas bahwa perlakuan pabrik dan distributor resmi susu jauh berbeda.
Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa pembeda antara modern market dengan traditional market adalah volume pembeliannya! Tidak perduli seberapa modern management dan fasilitas toko susu kita akan tetap dianggap sebagai traditional market selama volume pembeliannya tidak memenuhi syarat.
Selain perbedaan perlakuan dari segi harga, pabrik susu melalui distributor resminya juga memberikan perbedaan perlakuan dalam hal cara bayar. Karena volume pembeliannya yang kecil traditional market wajib membayar secara cash pembelian barang dagangannya. Sementara jaringan modern market bisa membayar secara tempo.
Dalam mengejar target penjualannya, distributor resmi pabrik susu sering memberikan diskon khusus dengan syarat volume penjualan tertentu. Program promo seperti ini hanya bisa dinikmati oleh modern market karena hanya merekalah yang mampu melakukan pembelian dalam jumlah besar. Dengan tujuan mengejar diskon maksimal yang ditawarkan, maka pada kondisi penawaran promo ini biasanya pihak jaringan ritel modern market akan membeli dengan kapasitas jauh diatas kemampuan jual mereka. Namun karena dapat fasilitas membayar secara tempo maka mereka melepas kelebihan stok susu tersebut dengan program promo pula. Inilah alasan mengapa jaringan modern market sering melakuka program promo dengan harga susu yang bisa dibawah harga distributor.
Penawaran promo dari jaringan ritel modern inilah yang biasanya dimanfaatkan oleh pemilik toko susu perseorangan. Mereka bisa membeli dengan harga murah untuk dijual kembali dengan harga yang bersaing. Namun ada kelemahan mendasar disini, pembelian dengan harga promo dari jaringan ritel modern market tidak bisa diretur atau dikembalikan. Bahkan ketika produk susu sudah kadaluarsa! Sebab retur hanya bisa dilakukan untuk pembelian yang dilakukan kepada distributor resmi saja. Jadi jika pemilik toko susu membeli dari pedagang besar atau trader yang menjanjikan retur sebaiknya waspadalah! Karena merekapun membeli dari jaringan modern market yang sedang melakukan program promo tadi. Bagaimana bisa mereka menjanjikan retur kepada pelanggannya jika mereka sendiri tidak berhak melakukan retur?
Dari penjelasan diatas jelas sudah bahwa usaha toko susu yang dimiliki dan dikelola secara perseorangan akan sulit bersaing dengan jaringan modern market. Bagaimanapun jaringan modern market secara mendasar memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak bisa dimiliki oleh traditional market, yaitu VOLUME PEMBELIAN.

KISAH SUKSES TOKOH INDONESIA

Jatuh Bangun Bob Sadino Membangun Usaha
Sebelum sukses, Bob Sadino melakukan hal yang sama seperti sejumlah konglomerat lain, yakni bekerja keras dan kadang hidup susah. Bob yang lahir pada 9 Maret 1933 itu terbiasa bekerja keras sejak berusia belasan tahun, terlebih setelah ayahnya meninggal dunia.

Sepeninggal ayahnya, pada usia 19 tahun, Bob merantau ke Eropa. Di Benua Biru, Bob melakoni berbagai pekerjaan, dari karyawan agen pelayaran PT Djakarta Lloyd hingga pegawai perusahaan barang konsumsi Unilever. Di Eropa, Bob bertemu dengan Soelami Soejoed dan menikahinya. (Baca: Bob Sadino, Celana Pendek, dan Ajaran Agama.)

Pada 1967, Bob pulang ke Indonesia dengan membawa dua mobil Mercedes-Benz. Satu mobil dia jual, dan uangnya dipakai untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Mobil satunya dia gunakan sebagai taksi gelap. Namun Bob mengalami kecelakaan dan mobilnya rusak parah, sehingga dia terpaksa berganti pekerjaan sebagai kuli bangunan.

Di tengah keterpurukan itu, Bob mencoba berbisnis bahan makanan. Awalnya dia menjual telur ayam negeri. Berkat kemampuannya berbahasa Inggris, Bob mendapat banyak pelanggan orang asing. Belakangan usahanya kian maju dan dia merambah bisnis lain, seperti peternakan ayam dan ladang sayur. Dia pun mendirikan supermarket organik Kem-Chicks, sementara bisnis pertaniannya semakin maju.

Namun dalam wawancara dengan majalah D&R pada 1997, Bob mengaku sempat menjadi anak yang manja dan hanya ingin menikmati hidup. "Enggak ada kerja yang terpaksa, apalagi dipaksa. Tapi, kalau memang itu sudah wajar, tumbuh, biar saja dia tumbuh," tuturnya. Pada Senin, 19 Januari 2015, pengusaha nyentrik ini tutup usia di Rumah Sakit Pondok Indah karena komplikasi penyakit.

                                                      KISAH SUKSES CHAIRUL TANJUNG
Chairul Tanjung. Nama ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda. Ya, beliau adalah salah satu pengusaha sukses kebanggaan Indonesia. Beberapa perusahaan besar dan terkenal yang beliau miliki saat ini diantaranya Bank Mega, Detikcom, TRANS TV, TRANS7, TRANS STUDIO (Bandung dan Makassar), BSM ( Bandung Super Mall), Carrefour, dan masih banyak lagi perusahaan-perusahaan lain yang berada di bawah pimpinannya.

Disini, saya tidak akan membahas terlalu detil tentang perusahaannya. Saya hanya ingin berbagi tentang perjalanan "Si Anak Singkong" ini membangun kerajaan bisnisnya, dari nol, bukan warisan atau mengembangkan bisnis keluarga, tapi benar-benar dari nol.

Chairul Tanjung lahir di Jakarta pada tanggal 16 Juni 1962. Sebenarnya, Chairul Tanjung lahir di keluarga yang cukup berada. Ayahnya, A.G. Tanjung adalah seorang wartawan surat kabar. Pada saat Orde Baru terbentuk, sang ayah terpaksa harus menutup perusahaan pers nya karena tulisannya banyak berseberangan dengan penguasa politik saat itu. Hal ini membuat orang tuanya terpaksa menjual rumah dan pindah ke sebuah kamar losmen yang sempit.

Kedua orang tua beliau sangat tegas dalam mendidik anak, menurut mereka, untuk keluar dari jurang kemiskinan, pendidikan adalah langkah yang harus ditempuh.

Setelah lulus dari SMA Boedi Oetomo pada tahun 1981, Chairul Tanjung melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Selama kuliah, Chairul Tanjung dikenal sebagai mahasiswa teladan. Hal ini terbukti dengan diperolehnya penghargaan sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional pada tahun 1984-1985.

Tingginya biaya kuliah, membuat jiwa bisnis Chairul Tanjung muncul saat itu. Untuk membiayai kuliahnya, beliau pernah membuka usaha foto kopi di kampusnya. Beliau juga pernah berjualan kaos dan buku kuliah stensilan.

Setelah lulus, beliau sempat mencoba membuka usaha, yaitu toko perlatan medis dan laboratorium. Tapi sayang, bisnisnya ini mengalami kebangkrutan. Selain itu, beliau juga membuka usaha di bidang kontrkator dan telah mengerjakan berbagai proyek industri terutama barang yang berbahan dasar rotan. Kemudian beliau membangun sebuah perusahaan, yaitu perusahaan PT. Pariarti Shindutama bersama beberapa orang temannya pada tahun 1987 dengan modal awal Rp.150 juta yang beliau peroleh dari Bank Exim. Pada awalnya, bisnis ini terbilang lancar. Bahkan mampu menangani beberapa jenis ekspor, termasuk sepatu. Saat itu, bisnis mereka mengalami kemajuan. Tapi beliau memiliki jalan pikiran yang berbeda dengan rekan bisnisnya. Sehingga beliau keluar dan mendirikan usahanya sendiri.

Setelah keluar dari PT. Pariarti Shindutama tadi, beliau membidik tiga bisnis inti, yaitu keuangan, properti, dan multi media. Lalu berdirilah Para Group. Perusahaan konglomerasi ini memiliki Para Inti Holindo sebagai Father Holding Company yag membawahi beberapa sub holding, yakni Para Inti Propertindo (properti), Para Global Investindo (bisnis keuangan), dan bidang media dan investasi.

Dalam bidang properti, Para group memiliki Bandung Super Mall yang menghabiskan dana hingga 99 milyar. Dalam bidang investasi, Para Group, melalui perusahaannya, Trans Corp, membeli 40% saham Carrefour, MoU pembelian saham ini ditandatangani di Perancis, pada tanggal 12 Maret 2010.

Pada tahun 2010 itu, Majalah Forbes merilis daftar orang terkaya di dunia, dan Forbes memasukkan Chairul Tanjung sebagai salah satu orang terkaya di dunia, asal Indonesia.
Pada tahun 2011, Forbes kembali memasukkan namanya di peringkat 11 orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan sebesar 2,1 Milyar dolar AS.
Saat ini, Chairul Tanjung berada di posisi 5 besar daftar orang terkaya di Indonesia.

Chairul Tanjung meresmikan perubahan nama Para Group menjadi CT Corp Pada 1 Desember 2011.
CT Corp terdiri dari tiga perusahaan sub holding, yaitu Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan financial, media, hiburan, gaya hidup dan sumber daya alam.

Menurut Chairul Tanjung, modal memang penting dalam sebuah bisnis. Namun, kemauan dan kerja keras adalah hal lain yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha. Lalu yang terpenting dalam sebuah bisnis menurut beliau adalah mengembangkan jaringan atau networking seluas-luasnya. Mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya, baginya, membangun kepercayaan pasar, sama pentingnya dengan membangun integritas. Tidak hanya berteman dengan perusahaan-perusahaan besar bahkan beliau menggambarkan hubungan baik dengan  pengantar surat sekalipun adalah hal yang penting. Jika perusahaan sepi order, maka relasi seperti ini bisa dimanfaatkan untuk membuka order lagi.

Bagi generasi muda yang akan terjun ke dunia bisnis, Si anak singkong ini berpesan agar generasi muda mau bersabar dan menapaki tangga bisnis satu per satu. Karena membangun bisnis itu tidak seperti membalikkan telapak tangan. Jangan sampai terpancing untuk menggunakan jalan pintas (instant), karena dalam usaha, kesabaran adalah kata kuncinya. Memang sangat manusiawi jika kita dalam berusaha ingin segera mendapatkan hasilnya. Namun tidak semua hasil bisa diterima langsung.

Menurut beliau, anda tidak perlu malu untuk melakukan usaha dengan modal kecil walaupun untungnya kecil. Karena beliaupun mendapatkan keuntungan pertamanya hanya sebesar Rp.150;.

Demikian sekilas kisah sukses Chairul Tanjung "Si Anak Singkong". Mohon maaf jika anda kurang puas dengan kisah sukses Chairul Tanjung "Si Anak Singkong" ini, karena keterbatasan waktu dan tempat untu menuangkan lebih detial tentang penginspirasi para pengusaha yang satu ini.
Untuk memuaskan keingintahuan anda tentang  kisah sukses Chairul Tanjung "Si Anak Singkong" ini, anda bisa membacanya di buku beliau yang berjudul "Si Anak Singkong dengan tebal 360 halaman. Buku ini ditulis oleh wartawan kompas, Tjahja Gunawan Adiredja.


sumber: http://pencaripeluangbisnis.blogspot.com/2013/12/kisah-sukses-chairul-tanjung-si-anak.html#sthash.juKvqlLm.dpuf

STRATEGI SUKSES

                                                                   10 Strategi Wirausaha
Strategi yang jitu agar menjadi wirausaha yang berhasil, juga meminimalisir kegagalan. Berikut adalah strategi-strategi yang dikumpulkan oleh Renee Martin, penulis "The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success" dari para pengusaha-pengusaha wirausaha yang berhasil. 

1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil. 

2. Peka terhadap tren terbaru berani memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama. 

3. Lakukan!
Berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling "sempurna" untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu. Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih dekat untuk membuka lahan bisnis baru. 

4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat
Abaikan orang-orang yang berkata "Itu tak akan berhasil" atau "Tak akan bisa berhasil kalau kamu melakukannya dengan cara itu". Sesekali, menjauh dari anggapan yang menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan. Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan "bagaimana jika" di dalam pikiran Anda. 

5. Eksplorasikan kelemahan kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal tersebut. 

6. Isi kekosongan
Pusatkan pandangan Anda di area yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih cepat dari kompetitor Anda. 

7. Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda. 

8. Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda. 

9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah. Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses. 

10. Jangan berhenti berinovasi
Secara kontinu, carilah cara-cara baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar.
sumber: http://female.kompas.com/read/2010/04/09/13495117/10.strategi.sukses.berwirausaha



                                               Strategi Sukses Wirausaha
Menjamurnya berbagai peluang usaha baru di Indonesia, ternyata tidak hanya menuntut kreativitas dari para pengusaha untuk terus bisa berkarya, namun juga mengharuskan sebagian besar dari mereka untuk mulai menyusun beberapa strategi bisnis yang jitu guna memenangkan persaingan yang ada. Ketatnya persaingan pasar, dan munculnya para pemain baru di berbagai penjuru negeri, membuat sebagian besar pelaku usaha di Indonesia harus siap bersaing dengan pelaku usaha lainnya guna mempertahankan eskistensi kerajaan bisnisnya.
Karenanya, untuk membantu para pemula maupun para pelaku usaha dalam mempertahankan eksistensi bisnisnya, berikut ini kami informasikan 7 strategi bisnis yang wajib dimiliki entrepreneur sebelum akhirnya mereka terjun di tengah ketatnya persaingan pasar.

2. Mulailah dari lingkungan Anda1. Berani berpikir kreatif dan segera mulai melangkah.


Modal utama yang perlu dimiliki seorang entrepreneur sukses adalah berani berpikir kreatif dan mewujudkan ide-ide gila yang telah mereka ciptakan. Modal kreatif saja ternyata tidaklah cukup. Sebagai seorang pengusaha, tentunya Anda dituntut untuk segera mulai melangkah dan menemukan cara paling efektif untuk segera mewujudkan mimpi-mimpi besar yang telah dicita-citakannya.
Tak jarang para pemula bersikap terlalu berlebihan dalam mencari sebuah ide bisnis. Mereka sering menginginkan bisnis yang bonefit, menghasilkan banyak keuntungan, namun tidak membutuhkan modal besar. Padahal, untuk menciptakan peluang bisnis yang potensial Anda bisa memulainya dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita. Contohnya saja seperti ide sang pengusaha sukses dari Grobogan yakni Rustono, yang sekarang ini berhasil menjadi juragan tempe di negara maju seperti Jepang.
3. Tetapkan biaya produksi yang proposional
Sebagai seorang pelaku usaha, tentunya Anda harus lebih jeli dalam menganggarkan biaya pengeluaran dan menyiapkan strategi pemasaran jitu untuk bisa mendatangkan penghasilan yang maksimal. Sebisa mungkin tekan biaya produksi agar harga jual yang Anda tawarkan kepada konsumen bisa terjangkau, dan keuntungan yang didapatkan semakin hari kian berlipat-lipat. Strategi inilah yang berhasil mengantarkan kesuksesan Waroeng Steak and Shake, karena dengan tagline “Bukan Steak Biasa”, sang pengusaha berusaha menawarkan menu kuliner serba steak dengan harga jual yang bersahabat dengan kantong konsumen yang rata-rata adalah para mahasiswa, pelajar, dan  masyarakat menengah ke bawah.
4. Manfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas
Perkembangan teknologi dan informasi di era serba digital seperti sekarang ini, tentunya bisa Anda manfaatkan dengan baik untuk menjangkan peluang pasar yang lebih luas. Bila sebelumnya Anda belum menjamah pasar online untuk memasarkan produk Anda, maka tidak ada salahnya bila mulai sekarang Anda mengoptimalkan penggunaan situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, blog, website, dan lain sebagainya untuk mengurangi besarnya biaya iklan offline yang semakin tinggi serta menjangkau calon konsumen di berbagai belahan dunia.
5. Terus kembangkan brand Anda
Tak bisa kita pungkiri bila kekuatan sebuah brand masih sangat penting dalam mengembangkan sebuah usaha. Oleh karena itu, terus hidupkan brand bisnis Anda dan jagalah reputasinya agar semakin dikenal banyak orang dan disukai para pelanggan. Untuk menjalankan strategi tersebut, Anda bisa melengkapi profil perusahaan Anda dengan sejarah singkat mengenai pendirian usaha maupun kisah dibalik pembuatan produk unggulan yang menjadi brand utama bisnis Anda.
sumber : http://bisnisukm.com/7-strategi-bisnis-yang-wajib-dimiliki-entrepreneur.html

STRATEGI BISNIS

Wirausaha Sukses
Menjadi seseorang yang sukses di usia muda atau menikmati hidup dari keberhasilan bisnis di hari tua, adalah impian setiap orang. Namun, untuk menggapai itu semua tidaklah mudah. Perlu kecermatan, kecerdasan, keuletan, dan kematangan dalam mengambil keputusan.

Untuk menjadi seorang entrepreneur atau owner sebuah perusahaan besar memang tidak semudah membalikkan tangan. Pendidikan tinggi tidak cukup. Dibutuhkan insting kuat, yang mungkin tidak didapat di bangku pendidikan.

Banyak di antara mereka yang sukses berbisnis walau pendidikan rendah, bahkan tidak selesai. Tak jarang juga di antara mereka lulusan universitas ternama di dalam atau luar negeri gagal membangun bisnis. Apa yang salah?

Dalam berbisnis awali membangun usaha yang Anda sukai, dan paham apa yang akan Anda lakukan. Dilansir dari Entrepreneur.com, ada 10 hal yang harus diperhatikan untuk menjadi pengusaha sukses. Berikut petikannya:

1. Fokus, fokus dan fokus

Banyak pengusaha pertama kali membangun bisnis langsung melompat saat melihat kesempatan datang. Peluang ini sering menjadi jebakan "serigala berbulu domba". Menyulap beberapa bisnis akan membatasi efektivitas dan produktivitas. Sebaiknya lakukan satu hal dengan sempurna, bukan hal buruk. Jika Anda perlu melompat ke proyek lain, itu harus dari konsep asli Anda .

2. Tahu apa yang Anda lakukan. Lakukan apa yang Anda ketahui

Jangan memulai bisnis hanya karena tampaknya seksi atau menawarkan margin keuntungan yang besar. Lakukan apa yang Anda cintai. Bisnis dibangun di sekitar kekuatan dan bakat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk sukses. Ini tidak hanya penting untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan, ini juga penting bahwa Anda senang mengelola dan tumbuh dari hari ke hari. Jika hati Anda tidak di dalamnya, Anda tidak akan berhasil.

3. Katakanlah dalam 30 detik atau jangan katakan itu sama sekali

Dalam kesempatan pertemuan dengan investor, Anda harus selalu siap dan memahami bisnis Anda. Nyatakan misi Anda, layanan dan tujuan secara jelas dan ringkas. Yakinkan untuk orang tersebut. Jika tidak memahami, jangan katakan yang membuat orang itu ragu.

4. Tahu apa yang Anda tahu, apa yang Anda tidak tahu, dan siapa tahu apa yang tidak Anda lakukan
Tidak ada yang tahu segalanya, jadi jangan datang sebagai know-it-all. Kelilingi diri Anda dengan penasihat dan mentor yang bisa membantu menjadi pemimpin atau pengusaha yang lebih baik. Cari individu atau seseorang yang berpengetahuan, memiliki minat dan tujuan bisnis yang sama, serta melihat nilai bekerja sama dengan Anda untuk jangka panjang.

5. Mulai bertindak hemat

Lupakan kantor mewah, mobil cepat dan rekening yang besar. Dompet Anda hidup dari darah perusahaan. Berlatih dan sempurnakan seni berhemat. Perhatikan setiap dolar atau rupiah dengan memeriksa setiap pengeluaran. Menjaga overhead yang rendah dan mengelola arus kas Anda secara efektif.

6. Belajar di bawah api (under fire)

Tidak ada buku bisnis atau rencana bisnis yang dapat memprediksi masa depan atau mempersiapkan Anda sepenuhnya menjadi pengusaha sukses. Tidak ada hal rencana sempurna. Tidak ada jalan sempurna atau satu hal yang mudah dilalui. Jangan melompat tepat ke bisnis baru tanpa pemikiran atau perencanaan, tetapi tidak menghabiskan berbulan-bulan atau bertahun-tahun menunggu eksekusi. Anda akan menjadi seorang pengusaha baik ketika diuji di bawah api. Paling penting yang dapat Anda lakukan adalah belajar dari kesalahan, dan tidak pernah membuat kesalahan yang sama dua kali.

7. Tidak ada yang akan memberi Anda uang

Pikirkan, tidak ada yang akan berinvestasi terhadap usaha Anda. Jika Anda membutuhkan modal besar untuk memulai usaha, kembali ke papan rencana. Cari titik awal, bukan titik akhir. Menurunkan rencana mahal dan pengeluaran wah. Sederhanakan ide sampai dapat dikelola sebagai usaha tahap awal. Temukan cara untuk membuktikan model bisnis Anda pada anggaran yang ketat. Menunjukkan nilai Anda sebelum mencari investasi. Jika konsep Anda berhasil, peluang Anda untuk meningkatkan modal dari investor secara dramatis akan datang.

8. Hiduplah sehat

Anda akan jauh lebih produktif bila lebih memperhatikan (kesehatan) diri sendiri. Kewirausahaan adalah gaya hidup, bukan profesi 9-to-5. Bekerja sampai lelah akan membakar energi Anda, dan membuat Anda kurang produktif. Jangan membuat alasan, makanlah dengan benar, olahraga dan temukan waktu untuk diri sendiri.

9. Jangan menjadi korban pembualan sendiri

Jangan bicara bicara kecuali Anda dapat melakukannya. Impress dengan aksi bukan percakapan. Dukung bisnis Anda tidak hanya dengan antusias, namun selera. Hindari melebih-lebihkan kebenaran dan menggembar-gemborkan jauh dari pencapaian tujuan. Singkatnya, lakukan atau tutup mulut.

10. Tahu kapan berhenti


Berlawanan dengan kepercayaan setiap orang. Seorang kapten yang cerdas tidak turun dengan kapal. Jangan pergi pada tugas orang bodoh demi ego. Tahu kapan saatnya untuk berjalan dan pergi. Jika ide Anda tidak berjalan dengan baik, renungkan apa yang salah dan kesalahan apa yang dibuat. Menilai apa yang akan Anda lakukan secara berbeda. Tentukan bagaimana Anda akan menggunakan ini sebagai pelajaran keras untuk lebih baik dan bisnis kewirausahaan masa depan Anda. Kegagalan tidak bisa dihindari, tetapi entrepreneur sejati akan memenangkan kesulitan.



source: http://ekbis.sindonews.com/read/838953/39/10-hal-penting-menjadi-pengusaha-sukses-1393308766