PELUANG USAHA TOKO SUSU
Toko susu adalah pilihan peluang usaha yang cukup prospektif. Mengapa demikian? Karena susu khususnya produk produk susu formula adalah kebutuhan hampir semua rumah tangga di Indonesia. Terlebih bagi rumah tangga yang memiliki anak balita, susu adalah kebutuhan pertama yang ada dalam list belanja mereka. Bagi para ibu ibu mendapatkan susu dengan harga yang lebih miring tentu akan sangat membantu keuangan rumah tangga mereka. Inilah sebabnya mengapa sekarang banyak bermunculan toko susu toko susu yang menawarkan harga yang lebih kompetitif.
Namun sadarkah para pemilik toko susu ini bahwa usahanya sulit berkembang? Dalam artikel ini kami akan kupas tuntas potensi bisnis toko susu dan kendala yang dimiliki toko susu tradisional sehingga sulit berkembang.
Toko Susu adalah usaha yang sifatnya padat modal dengan margin yang ketat. Sebenarnya semua orang bisa saja membuka toko susu sendiri. Namun ada beberapa faktor yang membuat toko susu tradisional yang dikelola secara mandiri sulit bisa berkembang.
Pada dasarnya hanya ada dua jenis penjualan retail susu kepada masyarakat, yaitu melalui:
- Traditional Market dan
- Modern Market.
Yang dimaksud Traditional Market disini adalah toko toko di pasar tradisional, minimarket yang dimiliki dan dikelola secara mandiri, termasuk toko susu toko susu perseorangan yang banyak bertebaran saat ini.
Sedangkan yang dimasud Modern Market disini adalah Hypermarket, Supermarket besar serta jaringan Minimarket
Sedangkan yang dimasud Modern Market disini adalah Hypermarket, Supermarket besar serta jaringan Minimarket
Dalam melakukan penjualannya pabrik susu dan distributor susu resmi juga memiliki 2 divisi penjualan, yaitu: Divisi Traditional Market dan Divisi Modern Market. Divisi Traditional Market melakukan penjualan kepada traditional market, sedangkan Divisi Modern Market melayani penjualan kepada modern market.
Pabrik susu melalui distributor resminya memberikan perlakuan yang berbeda antara traditional market dan modern market. Perlakuan yang berbeda itu antara lain dari segi harga dan promosi. Pada dasarnya harga dan promosi yang diberikan kepada traditional market jauh kalah bersaing dibanding harga dan promosi yang diberikan kepada modern market.
Mengapa demikian? Jawabannya, karena VOLUME PEMBELIAN.
Mengapa demikian? Jawabannya, karena VOLUME PEMBELIAN.
Volume pembelian dari jaringan modern market jauh lebih besar dibandingkan dengan volume pembelian traditional market. Modern market melakukan pembelian satu pintu untuk kebutuhan seluruh jaringan mereka. Sementara traditional market hanya melakukan pembelian sebatas kebutuhan toko mereka saja. Dari sini jelas bahwa perlakuan pabrik dan distributor resmi susu jauh berbeda.
Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa pembeda antara modern market dengan traditional market adalah volume pembeliannya! Tidak perduli seberapa modern management dan fasilitas toko susu kita akan tetap dianggap sebagai traditional market selama volume pembeliannya tidak memenuhi syarat.
Selain perbedaan perlakuan dari segi harga, pabrik susu melalui distributor resminya juga memberikan perbedaan perlakuan dalam hal cara bayar. Karena volume pembeliannya yang kecil traditional market wajib membayar secara cash pembelian barang dagangannya. Sementara jaringan modern market bisa membayar secara tempo.
Dalam mengejar target penjualannya, distributor resmi pabrik susu sering memberikan diskon khusus dengan syarat volume penjualan tertentu. Program promo seperti ini hanya bisa dinikmati oleh modern market karena hanya merekalah yang mampu melakukan pembelian dalam jumlah besar. Dengan tujuan mengejar diskon maksimal yang ditawarkan, maka pada kondisi penawaran promo ini biasanya pihak jaringan ritel modern market akan membeli dengan kapasitas jauh diatas kemampuan jual mereka. Namun karena dapat fasilitas membayar secara tempo maka mereka melepas kelebihan stok susu tersebut dengan program promo pula. Inilah alasan mengapa jaringan modern market sering melakuka program promo dengan harga susu yang bisa dibawah harga distributor.
Penawaran promo dari jaringan ritel modern inilah yang biasanya dimanfaatkan oleh pemilik toko susu perseorangan. Mereka bisa membeli dengan harga murah untuk dijual kembali dengan harga yang bersaing. Namun ada kelemahan mendasar disini, pembelian dengan harga promo dari jaringan ritel modern market tidak bisa diretur atau dikembalikan. Bahkan ketika produk susu sudah kadaluarsa! Sebab retur hanya bisa dilakukan untuk pembelian yang dilakukan kepada distributor resmi saja. Jadi jika pemilik toko susu membeli dari pedagang besar atau trader yang menjanjikan retur sebaiknya waspadalah! Karena merekapun membeli dari jaringan modern market yang sedang melakukan program promo tadi. Bagaimana bisa mereka menjanjikan retur kepada pelanggannya jika mereka sendiri tidak berhak melakukan retur?
Dari penjelasan diatas jelas sudah bahwa usaha toko susu yang dimiliki dan dikelola secara perseorangan akan sulit bersaing dengan jaringan modern market. Bagaimanapun jaringan modern market secara mendasar memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak bisa dimiliki oleh traditional market, yaitu VOLUME PEMBELIAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar